Friday, March 19, 2010

Ternyata Itu.

Kusut kisahku, kisah si burung hantu..
memintal sesal, sesal hitam sembilu...
Seperti ingin melawan angin yang kian memburu.
Ya, ternyata itu aku..
yang selalu berlalu, tak pernah tunggu.

Dan ledakan itu tiba-tiba saja berkunjung menyapaku dengan dongeng kisah seribu satu malam. Di akhirnya ada tersebut, "Temanku, dunia adalah tempat dimana semua mimpi tak bisa menjadi nyata, tak bisa temanku..."


Oh, Sunyi menyergap...berdebar sebentar, kudengar hingar, lalu pudar merangkak mengejang! Lidah bergulung, nafas pun terkurung....ah! hilang sesudahnya...

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.